Steven Gerrard 'Terpeleset' Lagi, Liverpool Gagal Juara Premier League Lagi
IDOLACASH - Steven Gerrard lagi-lagi gagal 'membawa' Liverpool juara Premier League. Dahulu, sebagai pemain. Kini, sebagai pelatih.
Pekan terakhir Premier League 2021/22 penuh dengan drama, Minggu 22 Mei 2022. Liverpool menang 3-1 atas Wolverhampton, tapi gagal menjadi juara. Sebab, pemimpin klasemen dan juara bertahan Manchester City sukses meraih comeback win atas Aston Villa.
Di Etihad Stadium, Villa sempat unggul 2-0 lewat gol-gol Matthew Cash menit 37 dan Philippe Coutinho menit 69. Namun, tim asuhan Steven Gerrard itu gagal mempertahankan keunggulan. City membalikkan skor lewat gol-gol Ilkay Gundogan menit 76, Rodri menit 78, serta Ilkay Gundogan lagi menit 81, dan akhirnya memastikan diri jadi juara.
Steven Gerrard adalah gelandang Liverpool periode 1998-2015. Dia merupakan salah satu kapten terbaik dalam sejarah mereka. SLOT ONLINE
Selama periode itu, Gerrard membantu Liverpool meraih sembilan gelar juara, termasuk Liga Champions 2004/05. Namun, Gerrard tak pernah menjuarai Premier League bersama klubnya.
Salah satu momen terburuk Gerrard berseragam Liverpool adalah di Premier League musim 2013/14. Dalam laga melawan Chelsea, Gerrard terpeleset saat menerima operan. Momen itu dimanfaatkan Demba Ba untuk mencetak gol pembuka. Liverpool kalah 0-2, yang berarti nasib Liverpool tak berada di tangan mereka.
Liverpool akhirnya finis peringkat dua, sementara Manchester City keluar sebagai juara dengan keunggulan dua poin atas mereka.
Memasuki pekan terakhir Premier League 2021/22, Liverpool dan Manchester City hanya terpaut satu poin di klasemen sementara. Liverpool harus menang menjamu Wolverhampton dan berharap Manchester City dijegal Aston Villa.
Dengan keberadaan mantan-mantan seperti Steven Gerrard, Philippe Coutinho, dan Danny Ings di skuad mereka, Aston Villa benar-benar diharapkan 'bantuannya' oleh Liverpool untuk menjegal sang juara bertahan. AGEN KASINO
Aston Villa racikan Gerrard sempat mengejutkan dan unggul 2-0 terlebih dahulu di Etihad Stadium. Namun, Aston Villa-nya Gerrard kemudian 'terpeleset' dan kebobolan tiga gol balasan.
Kemenangan 3-1 Liverpool atas Wolverhampton di Anfield pun menjadi tak berarti. Mereka gagal menyalip Manchester City di saat-saat terakhir.


Posting Komentar